Pasokan Listrik Sejalan Pertumbuhan Ekonomi

palembang
  • admin
  • 29 Agustus 2016
  • 588 kali
palembang

Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, meski target program kelistrikan 35 ribu Mega Watt (MW) hanya tercapai sekitar 25 ribu MW pada 2019, tetapi sudah sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan ekonomi. Luhut mengaku tidak berharap pembangkit program kelistrikan 35 ribu MW dapat beroperasi sesuai target pada 2019. Hal itu lantaran pembangkit listrik yang dapat beroperasi diperkirakan hanya mencapai 25 ribu MW. Luhut menambahkan, Proses report yang di berikan oleh Pak Sofyan (Dirut PLN) menurut saya sudah sangat baik. Ktia tidak berharap yang 35 ribu MW jadi 2019 tapi sekitar 20 sampai 25 ribu MW.  Denagn ada pasokan listrik sekitar 25 ribu MW maka total pasokan listrik Indonesia mencapai 88 ribu MW pada 2019 sehingga masih memenuhi kebutuhan. Pertumbuhan listrik harus tiga persen  di atas pertumbuhan ekonomi. Hingga 2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan 5 persen – 5,3 persen, sedangkan dengan adanya pasokan  listrik 25 ribu MW  berarti ada tambahan pasokan listrik 7 MW setara degan pertumbuhan listrik mencapai 8 persen. Hal tersebut sudah sejalan denagn pertumbuhan ekonomi.  Luhut menjelaskan, Pertumbuhan listrik kita kira-kira 8 persen. Kalau listrik itu terpasang sampai 2019 hampir 88 ribu MW. Berarti hampir 7 ribu MW tambah lagi tahun depannya setelah 2019 pertahun begitu. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi kita yang 5 persen – 5,3 persen. Luhut mengungkapkan, meski tidak mencapai proyek listirk 35 ribu MW pada 2019, tetapi proses bisnis pembangunan pembangkit listrik sudah baik. Ha tersebut akan membuat kemudahan pembangunan pembangkit listrik ke depan. Luhut menuturkan, Yang saya penting sampaikan bisnis prosesnya berjalan baik. Nanti setelah 2019 pasti akan lebih bagus.

Sumber: Berita Pagi (29/08/2016) Hal. 5

 

 

Berita Terpopular

Harga minyak sawit mentah Sumsel naik

Harga minyak sawit mentah di Sumatera Selatan saat ini sekitar Rp6.935 per kilogram, naik dibandingkan sebelumnya Rp6.769 per kg, kata Kepala Bidan...

KPw BI Wilayah VII Bina Wirausaha Baru Demi Peningkatan Daya Saing Produk Lokal

Kita semua pasti setuju berwirausaha bukan perkara mudah. Kalau mudah kita sekalian pasti memilih menjadi seorang wirausaha daripada kerja di BI. N...

Kata Siapa Bangka Belitung Hanya ada Timah dan Lada? Kajian KPJu Provinsi Babel Ungkap Temuan Berbeda

Kepulauan Bangka Belitung sejak dahulu kala terkenal sebagai penghasil timah dan lada nomor wahid di Indonesia. Bahkan pemisahan Kepulauan Bangka B...

Bank Indonesia Kembali Gelar Pelatihan Wartawan 2016

Tarian khas Betawi menyambut kehadiran tidak kurang 240 orang Jurnalis yang berasal 24 Kota di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara ...

TPID Provinsi Sumsel menjadi TPID Terbaik 2013 untuk Kawasan Sumatera

Pada 21 Mei 2014, diselenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) V Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta dan dihadiri oleh Gubernur da...