BI Tak Khawatir Pelemahan Rupiah

palembang
  • admin
  • 26 Agustus 2016
  • 346 kali
palembang

Bank Indonesia (BI) menilai wajar pelemahan nilai tukar rupiah jika dibandingkan degan dolar AS (USD) dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data Jakarta Interbak Spot Dollar Rate (JISDOR) BI, kurs rupiah ditutup di level 13.267 per USD atau melemah 15 poin dibanding perdagangan sahari sebelumnya. Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityasawara, menyatakan, pergerakan nilai tukar rupiah masih sesuai koridor. Sebab, tidak ada masalah dari sisi fundamental ekonomi. Mirza mangatakan, “Kalau sekarang Rp13.200 dan mungkin melemah lagi, kami masih comfortable. Sisi inflasi baik. Kalau kurs Rp13.200, nagak apa-apa,”. Dia melanjutkan, inflasi per Juli lalu mencapai 1,8 persen (year – to – year). Selain itu, indikator makroekonomi menunjukkan kondisi yang terjaga. Defisit ekspor-impor barang dan jasa juga berada pada level yang baik. Yakni 2,1-2,3 persen dari produk domestik bruto. Karena kurs rupiah menganut rezim kurs mengambang, nilainnya naik-turun bergantung pada sentimen pasar. Kondisi itu berbeda dengan yen atau poundstreling. Mirza menuturkan, “Perkembangan hingga hari ini tidak ada yang kami khawatirkan,”. Rupiah melemah 70 poin sejak pekan lalu. Pelemahan tersebut di picu pernyataan Bank Sentral AS, The Fedeal Reserve, yang mengindikasikan ke naikan suku bunga The Fed Fund Rate. Mirza memprediksi The Fed belum akan menaikkan suku bunga acuannya. Sebab, kondisi perekonomian Amerika Serikat belum sebaik perkiraan pada awal tahun ini.

Sumber: Sumater Ekspers (26/8/2016) Hal. 03

Berita Terpopular

Harga minyak sawit mentah Sumsel naik

Harga minyak sawit mentah di Sumatera Selatan saat ini sekitar Rp6.935 per kilogram, naik dibandingkan sebelumnya Rp6.769 per kg, kata Kepala Bidan...

KPw BI Wilayah VII Bina Wirausaha Baru Demi Peningkatan Daya Saing Produk Lokal

Kita semua pasti setuju berwirausaha bukan perkara mudah. Kalau mudah kita sekalian pasti memilih menjadi seorang wirausaha daripada kerja di BI. N...

Kata Siapa Bangka Belitung Hanya ada Timah dan Lada? Kajian KPJu Provinsi Babel Ungkap Temuan Berbeda

Kepulauan Bangka Belitung sejak dahulu kala terkenal sebagai penghasil timah dan lada nomor wahid di Indonesia. Bahkan pemisahan Kepulauan Bangka B...

Bank Indonesia Kembali Gelar Pelatihan Wartawan 2016

Tarian khas Betawi menyambut kehadiran tidak kurang 240 orang Jurnalis yang berasal 24 Kota di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara ...

TPID Provinsi Sumsel menjadi TPID Terbaik 2013 untuk Kawasan Sumatera

Pada 21 Mei 2014, diselenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) V Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta dan dihadiri oleh Gubernur da...