BI Atur Pemain E-Wallet

palembang
  • admin
  • 25 Agustus 2016
  • 231 kali
palembang

Semakin maraknya bisnis pembayaran non tunai melalui dompet elektronik (e-wallet) mengundang perhatian Bank Indonesia (BI). Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hamid Ponco Wibowo mengatakan, ada beberapa aturan bagi pemain bisnis ini. Diantaranya, perusahaan harus berbadan hukum Indonesia, mekanisme mudah dan aman. Ia menjelaskan bahwa tujuannya tak lain untuk perlindungan kepentingan konsumen yang  ingin bertransaksi lewat dompet elektronik. Ini seiring dengan semakin pesatnya perkembangan penggunaan transaksi non tunai. Meskipun menurut Hamid, penggunaan E-Wallet di  Sumsel belum terlalu signifikan. Namun, dengan hadirnya e-wallet memberikan masyarakat dalam melakukan pembayaran. Hamid menambahkan, sekarang sudah banyak pilihan e-wallet baik dari perbankan maupun industri telekomunikasi. Dengan transaksi non  tunai akan ada resikonya juga terlebih dalam jumlah banyak. Soal keamanan e – wallet di protect secara authorize, kalau hilang cepat lapor untuk di blok. Hanya saja untuk e – money dibawah 1 juta tidak bisa diblok. E – wallet merupakan uang elektronik (e – money) namun berbentuk sever base. Saat ini sejumlah e – wallet telah memperoleh izin dari BI. Misal, XL Tunai milik PT XL Axiata Tbk, Dompetku milik PT Indosat Tbk, T – cash milik PT Telekomukasi Seluler (Telkomsel), atau Rekening Ponsel milik PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Sumber: Sriwijaya Post (25/08/2016) Hal. 04

Berita Terpopular

Harga minyak sawit mentah Sumsel naik

Harga minyak sawit mentah di Sumatera Selatan saat ini sekitar Rp6.935 per kilogram, naik dibandingkan sebelumnya Rp6.769 per kg, kata Kepala Bidan...

KPw BI Wilayah VII Bina Wirausaha Baru Demi Peningkatan Daya Saing Produk Lokal

Kita semua pasti setuju berwirausaha bukan perkara mudah. Kalau mudah kita sekalian pasti memilih menjadi seorang wirausaha daripada kerja di BI. N...

Kata Siapa Bangka Belitung Hanya ada Timah dan Lada? Kajian KPJu Provinsi Babel Ungkap Temuan Berbeda

Kepulauan Bangka Belitung sejak dahulu kala terkenal sebagai penghasil timah dan lada nomor wahid di Indonesia. Bahkan pemisahan Kepulauan Bangka B...

Bank Indonesia Kembali Gelar Pelatihan Wartawan 2016

Tarian khas Betawi menyambut kehadiran tidak kurang 240 orang Jurnalis yang berasal 24 Kota di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara ...

TPID Provinsi Sumsel menjadi TPID Terbaik 2013 untuk Kawasan Sumatera

Pada 21 Mei 2014, diselenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) V Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta dan dihadiri oleh Gubernur da...