Bank Indonesia Kembali Gelar Pelatihan Wartawan 2016

palembang
  • admin
  • 09 Oktober 2016
  • 2109 kali
palembang

Tarian khas Betawi menyambut kehadiran tidak kurang 240 orang Jurnalis yang berasal 24 Kota di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua.

Kegiatan penyambutan yang bertajuk Welcoming Dinner Temu Wartawan Bank Indonesia mengawali rangkaian pelatihan terhadap Jurnalis ekonomi di Indonesia, Minggu (9/10/2016) malam.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Arbonas Hutabarat menyampaikan kegiatan pelatihan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi antara BI dan wartawan dalam penyampaian kebijakan kepada masyarakat.

" Kami memiliki keyakinan sebaik apapun kebijakan yang Bank Sentral lakukan namun jika tidak sampai kepada masyarakat akan terasa kurang maksimal, oleh karena itu kesempatan ini bertujuan menyamakan persepsi kita, agar kebijakan dapat dipahami masyarakat," ungkapnya.

Ia menyampaikan dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 9-12 Oktober 2016 para Jurnalis akan dibekali pemahaman ekonomi, utamanya dalam tugas BI sebagai Bank Sentral.

Terdapat tiga tugas utama BI yang akan diulas, yakni Fungsi Moneter, Kebijakan Sistem Pembayaran dan pengelolaan rupiah, dan terakhir mengenai pengawasan Makro Prudential.

" Nanti rekan rekan wartawan pertama kali mendapatkan gambaran umum kondisi ekonomi Indonesia, pemateri adalah orang orang yang memiliki kompetensi, ada pula nanti ulasan mengenai tiga fungsi bank Indonesia sebagai sentral," tegasnya

Dijelaskan secara singkat, fungsi pengawasan moneter menyangkut tugas BI untuk menjaga stabilitas nilai rupiah dari Inflasi dan juga daya saing rupiah dengan mata uang asing.

Kedua, Sistem pembayaran dan pengelolaan rupiah mengenai bagaimana BI mendistribusikan rupiah dengan baik kepada masyarakat dari sabang sampai merauke.

" Untuk Makro Prudential, mungkin belum begitu dikenal masyarakat, yakni pengawasan BI terhadap suku bunga kredit dan uang muka, misalnya dalam kredit rumah ataupun kendaraan bermotor," jelasnya

Berita Terpopular

Harga minyak sawit mentah Sumsel naik

Harga minyak sawit mentah di Sumatera Selatan saat ini sekitar Rp6.935 per kilogram, naik dibandingkan sebelumnya Rp6.769 per kg, kata Kepala Bidan...

KPw BI Wilayah VII Bina Wirausaha Baru Demi Peningkatan Daya Saing Produk Lokal

Kita semua pasti setuju berwirausaha bukan perkara mudah. Kalau mudah kita sekalian pasti memilih menjadi seorang wirausaha daripada kerja di BI. N...

Kata Siapa Bangka Belitung Hanya ada Timah dan Lada? Kajian KPJu Provinsi Babel Ungkap Temuan Berbeda

Kepulauan Bangka Belitung sejak dahulu kala terkenal sebagai penghasil timah dan lada nomor wahid di Indonesia. Bahkan pemisahan Kepulauan Bangka B...

Bank Indonesia Kembali Gelar Pelatihan Wartawan 2016

Tarian khas Betawi menyambut kehadiran tidak kurang 240 orang Jurnalis yang berasal 24 Kota di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara ...

TPID Provinsi Sumsel menjadi TPID Terbaik 2013 untuk Kawasan Sumatera

Pada 21 Mei 2014, diselenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) V Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta dan dihadiri oleh Gubernur da...